Selasa, Juni 2, 2026
No menu items!
BerandaBeritaRuas Jalan Duyung Simpang Jodoh Samping Top 100 Dipenuhi Sampah, Warga Desak...

Ruas Jalan Duyung Simpang Jodoh Samping Top 100 Dipenuhi Sampah, Warga Desak Kadis DLH Segera Copot Dari Jabatannya Oleh Walikota.

Foto : Tampak diruas jalan simpang jalan Duyung dekat TOP 100 sampak membumbung tinggi hingga kejalan sehingga pemakai jalan harus berhati- hati.( R/ Indralis- OpuNg)

Batam. – (BATAM Expose.Com).————- ! Ruas Jalan Duyung, tepat di depan samping Top 100 Jodoh , Batam, dipenuhi tumpukan sampah sepanjang 50 meter.

Kondisi ini memicu keluhan warga dan pedagang setempat karena menimbulkan bau busuk yang menyengat, mengganggu aktivitas, serta menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi itu.

Tumpukan sampah yang sudah berlangsung hampir empat minggu ini menjadi perhatian warga.

Pedagang di sekitar lokasi, Ibu Lina, merasa terganggu dan kecewa dengan lambannya respons pemerintah khususnya bagi dinas DLH kota Batam.

“Sudah hampir empat minggu sampah ini menumpuk tanpa ada tindakan.

Kami sangat terganggu, apalagi ini berdekatan dengan tempat usaha kami.

Kalau terus dibiarkan, pelanggan pun enggan datang,” ucapnya, Kamis (23/01/2025) dengan nada kesal atas kinerja DLH kota Batam.

Tidak hanya pedagang, pengendara yang melintas juga merasakan dampak negatif dari kondisi tersebut.

“Bau busuk dari sampah sangat menyengat, apalagi saat hujan turun sampah mengalir ke drainase bisa menakibatkan fatal membuat banjir.

Selain itu, jalan yang menyempit akibat tumpukan sampah ini membuat perjalanan jadi tidak nyaman,” terang Pak Ridwan, salah satu pengendara saat menyaksikan sampah meluas ke jalan hingga geleng-geleng kepala.

Selain mengganggu kenyamanan, tumpukan sampah yang dibiarkan terlalu lama berisiko menjadi sarang penyakit.

Kondisi ini dinilai dapat memicu penyebaran penyakit akibat kehadiran lalat dan tikus serta belatung berserakan di sekitar lokasi.

Pemerhati lingkungan yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa pengelolaan sampah pihak DLH Kota Batam membutuhkan perhatian lebih serius jika tidak sanggup kepala dinasnya segera diganti pihak Walikota yang baru nanti.

“DLH harus memiliki rencana strategis untuk memastikan pengangkutan sampah berjalan lancar dan tepat waktu.

Jika tidak ada pembenahan sistem, kasus seperti ini akan terus berulang,” kata dia dan jadi cemohan warga.

Permasalahan seperti ini bukan kali pertama terjadi di kawasan padat penduduk seperti Jodoh.

Warga mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah sampah ini.

“Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji.

Sampah yang menumpuk seperti ini memalukan, apalagi Jodoh adalah kawasan pusat kota,” imbuh Ibu Rina, warga setempat.

Hingga saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut.

Namun, masyarakat berharap upaya pengangkutan sampah segera dilakukan demi menjaga kebersihan, kenyamanan, serta citra Kota Batam sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi.

Masalah ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah untuk memberikan solusi jangka panjang guna menciptakan lingkungan kota yang bersih dan nyaman.

Disisi lain Camat Batu Ampar Ridwan beserta jajarannya Sudah berkali- kali di peringati dan diberikan spanduk namun masih ada juga membuang sampah disekitar itu, dan kurang kesadaran masarakat .” Ucap Camat Batu Ampar.( R/OpuNg)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Extended Opportunity on 120