Kamis, Juni 4, 2026
No menu items!
BerandaBeritaDitpamobvit Polda Kepri Gelar Patroli KRYD Cegah Premanisme di Sejumlah Pusat Keramaian...

Ditpamobvit Polda Kepri Gelar Patroli KRYD Cegah Premanisme di Sejumlah Pusat Keramaian Batam

Foto : Ist- Salam Prasisi Humas Ditpamobvit Polda Kepri. – R/ Dok : Indralis- OpuNg

Batam. – ( BATAM Expose.Com). —— !! – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Kepulauan Riau menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka penanggulangan kejahatan premanisme yang meresahkan masyarakat serta berpotensi mengganggu iklim investasi dan iklim usaha, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan patroli ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Commander Wish Kapolda Kepri, yakni “Optimalisasi kehadiran Polri di tengah masyarakat”.

Patroli menyasar sejumlah pusat keramaian dan objek vital di Kota Batam, yakni:
1. Mall Botania 2
2. Pelabuhan Batam Center
3. Mega Mall Batam
4. One Batam Mall
5. Nagoya Hill Mall

Dalam pelaksanaannya, Pawas IPTU Fajar Kusmayadi, S.H. terlebih dahulu melakukan pengecekan dan apel konsolidasi terhadap personel patroli Ditpamobvit Polda Kepri sebelum bergerak ke lokasi sasaran.

Di setiap lokasi, personel patroli melakukan koordinasi dengan pihak keamanan (security) setempat serta melaksanakan pemantauan situasi kamtibmas, khususnya terhadap potensi aksi premanisme maupun unjuk rasa.

“Hasil pemantauan di seluruh lokasi sasaran patroli tidak ditemukan adanya aktivitas premanisme maupun aksi unjuk rasa. Situasi terpantau aman dan kondusif,” ungkap IPTU Fajar Kusmayadi.

Dirpamobvit Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Rudy Cahya Kurniawan, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan Patroli KRYD merupakan langkah preventif Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan objek vital dan pusat aktivitas publik.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat guna mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas, khususnya aksi premanisme yang dapat meresahkan masyarakat serta mengganggu iklim investasi dan iklim usaha di wilayah Kepulauan Riau,” Tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan pihak pengelola pusat perbelanjaan agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya indikasi tindakan premanisme maupun gangguan keamanan lainnya.

“Sinergi antara Polri, pengelola objek vital, dan masyarakat sangat diperlukan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tutupnya.( R/ OpuNg)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Extended Opportunity on 120