Sabtu, April 4, 2026
No menu items!
BerandaBeritaKapolda Kepri Dan Polresta Barelang Belum Ambil Tindakan Tegas Puluhan Anak Anak...

Kapolda Kepri Dan Polresta Barelang Belum Ambil Tindakan Tegas Puluhan Anak Anak di Bawah Umur Korban Diduga Terjerumus Praktik Perjudian Berkedok Permainan Ketangkasan Elekteonik ( Gelper) Hokki Bear Di Lantai III BCS Mall

Foto : Tampak Ketua DPW IPJI Ismail Ratusimbangan, turut angkat bicara dan menyoroti Permain ketangkasan khusus anak- anak dijadikan permainan judi. Dan sebelah kaman mesin elektronik Gelper yang disediakan untuk anak- anak dibawah umur.( foto : Ist- Redaksi / Dok : Tim Investigasi Media)

Lubuk Baja, —– ( BATAM expose.Com). —–‐- !! — Masa depan anak- anak buram generasi bangsa kembali tersingkap, Di tengah hiruk pikuk pusat perbelanjaan BCS Mall, Kecamatan Lubuk Baja, pemandangan memilukan justru terjadi terang-terangan bermain judi ketangkasan di autlet pusat perbelanjaan BCS Mall.

Puluhan anak di bawah umur diduga terjerumus dalam praktik perjudian berkedok permainan anak.

Tim pantauan media ini mendapati anak-anak dengan leluasa mengakses mesin permainan Elektronik mesin ketangkasan di Gelanggang Permainan (Gelper) Hokki Bear pada selasa (24/3/2026)siang kemarin, Ironisnya aktivitas ini bukan sekedar hiburan, melainkan diduga menjadi bagian dari skema perjudian terselubung yang teroganisir rapi oleh pemiliknya dengan beranggotakan 10 orang penjaga mesin ketangkasan.

Modus operandi yang digunakan terbilang licik dan sistematis.

Para pemain mengumpulkan tiket dari mesin permainan, yang kemudian ditukar dengan rokok -sekitar 365 tiket untuk satu slop.

Rokok tersebut selanjutnya ditukarkan kembali menjadi uang tunai di lokasi tidak jauh dari lokasi yang diterima oleh para karayawan yang berkerja ditempat tersebut.

Skema ini diduga sengaja dirancang untuk menghindari jeratan hukum, dengan menyamarkan transaksi uang melalui barang perantara.

“Kalau sudah 365 tiket, bisa ditukar uang.

Tempatnya di depan, todak jauh dekat tempat makan penukaran koin menjadi uang tunai,” ungkap salah satu sumber di lokasi.

Yang lebih memperhatikan, di antara antrean tersebut, tampak anak-anak di bawah umur ikut serta dalam praktik tersebut.

Sebuah fakta yang menjadi tamparan keras bagi penegakkan hukum khususnya jajaran Kapolda Kepri dan Polresta Barelang dan juga khusus perlindungan anak yang ada di Batam.

Praktik ini memunculkan pertanyaan serius: di mana peran Aparat Penegak Hukum (APH)? Mengapa aktivitas yang berlangsung terang-terangan di ruang publik ini seolah dibiarkan?

Dalam pasal 303 KUHP secara tegas mengatur larangan perjudian dengan ancaman pidana berat.

Bahkan instruksi Kapolri telah menegaskan komitmen pemberantasan segala bentuk perjudian tanpa pandang bulu.

Ketua Umum DPW IPJI Kepri, Ismail Ratusimbangan, turut angkat bicara dan menyoroti aspek perizinan yang dinilai janggal.

Ia meragukan legalitas operasional Hokki Bear yang diketahui beroperasi di beberapa lokasi sekaligus, yakni BCS Mall, One Mall, dan Top 100 Tembesi.

“Setahu saya, satu badan hukum hanya untuk satu izin.

Kalau ada tiga lokasi dengan satu nama usaha, patut diduga ada penyalahgnaan izin,” tegas Ismail.

“Kalau benar satu izin dipakai di beberapa tempat, ini bukan sekedar pelanggaran administratif, tapi juga bisa masuk ranah pidana,” tambahnya.

Ia juga menduga adanya potensi pelanggaran serius, mulai dari penggunaan satu izin untuk beberapa lokasi hingga indikasi penggelapan pajak dan retribusi daerah.

Ismail mendesak instasi terkait, khusus DPMPTSP tingkat kota dan provinsi, untuk segera melakukan audit menyeluruh, termasuk menelusuri legalitas badan hukum dan nomor NPWP dari setiap lokasi usaha.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Hokki Bear, Babaturan Resto, serta aparat kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi untuk ambil jarur hukum

Masyarakat kini menunggu tindakan tegas dan nyata dari aparat negara yang ada di Kepri dam Batam

Jika praktik ini dibiarkan, praktik ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan masa depan anak-anak Batam secara perlahan di depan mata tanpa rasa takut.(R/ Tim)

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Extended Opportunity on 120