Foto : ist – Terlihat mayat Seorang pria lanjut usia bernama Tang Khe Lai (71) aaat di Evakuasi pihak petugas, meninggal dunia akibat terjebak Kepulan asap tebaldi dalam bangunan yang terbakar. (Foto: Salam.Prasisi Kasi Humas Polsek Bengkong.- Nuri Firmansyah – R/ Dok.: Indralis- OpuNg)
Bengkong.- ( BATAM Expose.Com).————- ! Kebakaran hebat melanda sebuah toko furniture yang menjual kasur springbed di kawasan Bengkong Indah, Bengkong, Batam, pada Rabu, 5 Februari 2025, sekitar pukul 06.20 WIB.
Dalam peristiwa tragis ini, seorang pria lanjut usia bernama Tang Khe Lai (71) meninggal dunia akibat terjebak kepulan asap di dalam bangunan yang terbakar.
Menurut informasi yang diperoleh BATAM Expose.Com di lapangan jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis Polresta Barelang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Batam, Azman, melalui Kabid Damkar Pemko Batam, Andi M Yusuf, membenarkan adanya kebakaran besar di lokasi tersebut.
“Iya benar telah terjadi kebakaran di Bengkong Indah,” ujar Andi kepada batamnews.co.id saat dikonfirmasi.
Pihak pemadam kebakaran menerima laporan pada pukul 06.45 WIB dan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Sebanyak enam unit mobil Damkar dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari, 4 unit dari Pos Sei Panas, 1 unit dari Pos Duri Angkang dan 1 unit dari Pos Batu Ampar.
“Saat tiba di lokasi, api sudah menjalar dengan cepat dan membakar empat ruko yang berdiri berderet.
Petugas berjibaku melawan kobaran api dan akhirnya berhasil memadamkannya sekitar pukul 07.15 WIB,” ungkap Andi.
Setelah proses pemadaman, tim damkar melakukan pendinginan di area bangunan yang terbakar.
Ketika tim tiba di lantai tiga, pihak keluarga korban memberi tahu bahwa Tang Khe Lai masih berada di dalam bangunan.
Mendapat informasi tersebut, petugas segera melakukan penyisiran dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di dekat pintu kamar mandi.
Diduga, korban meninggal akibat keracunan asap.
“Menurut informasi yang kami terima, sebelum meninggal, korban sempat menghubungi anaknya yang berada di luar dan memberi tahu bahwa ada kebakaran,” ungkap Andi.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal terhadap korban sebelum jasadnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri.
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran, terutama di kawasan yang padat bangunan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan sistem keamanan kebakaran di setiap bangunan berfungsi dengan baik.( R/OpuNg)

