Minggu, Juni 14, 2026
No menu items!
BerandaBeritaWarga Batam Marah Pelaku Pencuri Penutup Dranase " RAYAP BESI" Di Terowongan...

Warga Batam Marah Pelaku Pencuri Penutup Dranase ” RAYAP BESI” Di Terowongan Pelita Harus Diberikan Saksi Timah Panas 2 Butir Terukur Di Kaki Pelaku Efek Jera

Foto : Ist – Tampa salah seorang pelaku pencuri besi saluran Dranase ” RAYAP BESI” Di Terowongan Pelita Kec.Lubuk Baja sedang melakukan penghancuran batu dengan palu besar dirserakan dipinggir jalan terowongan tanpa menghiraukan orang melintas dikawasan itu. ( R/ Dok : Indralis – OpuNg)

Lubuk Baja. ——– ( BATAM Expose.Com). — !! Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra Didamping Deputi BP Batam Astuty Sirait meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita Kec Lubuk Baja pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Peninjauan ini dilakukan menyusul maraknya aksi pencurian penutup drainase, atau yang dikenal dengan istilah “rayap besi”, di kawasan Pelita Kec Lubuk Baja tersebut.

Aksi vandalisme tersebut teridentifikasi terjadi sekitar pukul 05.02 WIB.

Sejumlah penutup drainase yang baru saja dipasang untuk mempercantik estetika kota sekaligus memperkuat fungsi infrastruktur, dilaporkan rusak orang yang tidak bertanggung jawab dan komponen besinya hilang digondol maling .

Li Claudia menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini Dan marah betul dicampur emosi kepada pelaku pencuri.

Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik bukan sekadar kerugian materiil bagi pemerintah, melainkan kerugian langsung bagi masyarakat pengguna fasilitas.

“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur.

Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri orang jang tidak bertanggung jawab, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujar Li Claudia di sela peninjauan lokasi.

Ia menjelaskan bahwa BP Batam terus berkomitmen melakukan akselerasi pembangunan dan perbaikan sarana publik di Kota Batam.

Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan hasil pembangunan tersebut sangat bergantung pada kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga.

“Kami bekerja tanpa kenal waktu untuk membangun dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Batam.

Upaya ini membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif agar apa yang telah dibangun tidak sia-sia,” tuturnya.

Li Claudia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.

Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengarah pada perusakan fasilitas negara.

“Partisipasi warga sangat krusial. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dengan kepedulian bersama, kita bisa memutus rantai pencurian ini agar tidak terus berulang,” kata Li Claudia.

Saat ini, BP Batam Wakil BP Batam dan Wakil Walikota Batam Li Claudia.

Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum tengah melakukan penelusurin untuk mengidentifikasi pelaku unutuk segera ditangkap.

Langkah hukum tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku kalau bisa tembak di tempat terukur dihadiahkan timah panas di kedua kakinya untuk memberikan efek jera para pencuri ” Rayap Besi”.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa menjaga aset publik merupakan tanggung jawab moral seluruh warga.

“Batam adalah milik kita bersama. Merawat fasilitas umum adalah bentuk tanggung jawab demi keselamatan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (R/OpuNg)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Extended Opportunity on 120